Minggu, 24 April 2011

External Maintenance System

External Maintenance System adalah sistem yang terdiri dari perangkat-perangkat komputer bersifat non-software yang berfungsi merawat hardware komputer. 

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam perawatan eksternal adalah suhu, tegangan dan ampere listrik. Contoh perangkatnya adalah sebagai berikut:

1. Stabilizer
Komputer tergolong elektronik yang rentan terhadap fruktuasi listrik (naik turunnya voltase dan/atau ampere listrik). Efek fruktuasi listrik akan mendampak pada seluruh perangkat komputer terutama pada motherboard. Untuk meminimalisir efek fruktuasi listrik ini, digunakan stabilizer.
Konsep kerja stabilizer adalah menstabilkan aliran listrik yang masuk sehingga rentang naik-turunnya listrik yang diterima komputer terminimalisir.

2. UPS (Uninterruptible Power Supply)
UPS adalah perangkat yang biasanya menggunakan baterai backup sebagai satuan daya alternatif untuk dapat memberikan cadangan daya listrik untuk perangkat elektronik yang terpasang.
Konsep kerja UPS adalah mengalihkan pasokan listrik dari pasokan utama ke baterai sementara di saat aliran pemasok utama terputus. Terjadi misalnya saat mati listrik.
UPS Terdiri dari 3 komponen utama yaitu:
1.) Baterai
Fungsinya adalah sebagai sumber tegangan pengganti.
2.) Rectifier (penyearah)
Fungsinya adalah untuk mengubah arus AC menjadi arus DC dari suplai listrik utama. Hal ini bermanfaat pada saat pengisian baterai.
3.) Inverter
Inverter berfungsi untuk mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Hal ini dilakukan pada saat baterai pada UPS digunakan untuk memberikan tegangan ke komputer.
Beberapa jenis  UPS terkini sudah dilengkapi dengan stabilizer.

3. Heatsink
Setiap Processor yang terdapat pada komputer dilengkapi dengan heatsink. Funsginya adalah untuk menyerap panas dari processor. Pendinginan terhadap processor juga dibantu oleh fan (kipas angin dalam komputer).
Untuk penggunaan komputer yang tidak berlebihan, cukup digunakan heatsink standar. Namun pada komputer yang digunakan secara extra, diperlukan heatsink khusus terutama pada komputer yang digunakan overclock.

4. Fan
Fan berupa kipas yang digunakan di dalam komputer untuk membantu udara panas keluar dari dalam CPU dan memasukan udara dingin ke dalam CPU.
Untuk komputer gaming atau komputer yang digunakan overclock memerlukan fan extra. Bisa juga ditambahkan fan di luar komputer berupa kipas angin yang mengarah ke CPU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar