Minggu, 24 April 2011

Internal Maintenance System

Internal Maintenance System adalah sistem yang terdiri dari software yang menjaga performance/daya kerja komputer.

Contoh software utamanya adalah berikut:

1. Anti Virus
Virus pada komputer dapat menyebabkan ketidak maksimalan daya kerja komputer. Virus dapat masuk melalui akses yang dilakukan baik antar drive ataupun melalui internet.
Anti Virus adalah software yang dapat membersihkan sekaligus menjaga komputer dari serangan virus tersebut.
Anti Virus merupakan bagian vital bagi komputer. Untuk keamanan komputer maksimal diperlukan Anti Virus yang up to date/selalu diupdate.

2. Tune up Utility
Tune up Utility adalah software yang dapat memperbaiki registry (sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna) juga mampu menata ulang (rewrite) registry Windows, sehingga memperkecil risiko kerusakan sistem dan mempercepat kinerjanya, selain itu juga mampu menghapus data pada harddisk hingga benar-benar tidak berbekas lagi yang biasanya disebut dengan proses defragmentation.
Tune up Utility memiliki beberapa fungsi lainnya yang membantu memaksimalkan daya kerja komputer, contohnya turbo mode. Turbo mode adalah sebuah mode yang jika diaktifkan dapat mempercepat kinerja komputer secara drastis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar